Search

Content

Senin, 12 November 2012

Cerita di Balik SQN PKPU 1433 H, Mendadak Fotografer


Yang tidak kalah penting, dari semua proses yang kami lalui, mulai dari awal mencari pequrban,mencari hewan qurban terbaik sesuai spesifikasi yang di janjikan, kemudian penentuan titik-titik distribusi dan rekruitmen relawan serta pembekalannya, persiapan sampai penyembelihan sesuai syariat di lokasi. Maka peranan fotografer lapangan menjadi mutlak diperlukan. Bagaimana pengambilan gambar saat pemotongan dan distribusi juga merupakan tantangan tersendiri. 

Bagaimana melaporkan kondisi lapangan dan hewan Qurban yang disembelih diperlukan pelatihan dan pembekalan tersendiri. Ini terkait dengan tanggung jawab pelaporan, karena donatur pequrban sudah mempercayakan kepada PKPU untuk mendistribusikan hewan qurbannya, mereka tidak hadir saat penyembelihan karena lokasinya yang memang seringkali langsung berada di pelosok lokasi distribusi sesuai kriteria daerah minus, daerah rawan pangan dan bencana, dan juga daerah rawan aqidah.

Untuk memaksimalkan SDM yang ada, maka semua tim juga dibekali teknik fotografi sederhana untuk memaksimalkan hasil foto, mulai dari tingkat kecerahan jangan sampai gambar blur, dan lain sebagainya. Oh ya model fotonya bukan yang megang kambing lho..tapi kambingnya. Repot kalau kambingnya berontak atau wajahnya noleh kebelakang, nda mau di foto (he he). Mengatur posenya itu lhooo biar pas, susah ^_^.

Intinya kami berusaha melakukan yang terbaik, agar semua proses bisa berjalan maksimal sampai akhirnya kemudian laporan sampai di tangan donatur pequrban, dan kemudian sedikit menceritakan proses yang kami lakukan, kami senang dan bersemangat menjalankannya.



0 komentar:

Posting Komentar

Entri Populer Pekan Ini

Connect With Me

Google+ Badge

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat

Translate

Tulisan Terbaru

Arsip Blog

Berlangganan Artikel

Member of :